Posts filed under 'Renungan Kehidupan'
WE WILL NOT GO DOWN (song for Gaza) by Michael Heart
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Indonesian Text :
Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati
Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar
Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
NB :
Lagunya bener2 enak bgd, liriknya menyentuh bikin merinding, lagu ini didedikasikan buat sodara2 kita yang ada di Gaza, semoga Allah melindungi mereka semua dari kehancuran yang disebabkan oleh pihak Israel. Dan buat Israel semoga kalian diberi hukuman yang setimpal kelak.
Pesan dari si empunya lagu, bang michael
:
My original intention to donate proceeds from the sale of the MP3 to charity has been complicated by technical matters; therefore, I have decided to make the song available free of charge. I would like to request that after downloading the song from this page, you kindly donate directly to a charity or an organization dedicated to alleviate the suffering of the Palestinian people. Worthy of note is UNWRA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East), which has been helping Palestinian refugees since their dispossession in 1949. Please click here to donate through them: http://www.un.org/unrwa/
Thank you for your continued encouragement of my work as a musician, for your purchases of my CD, and for spreading the song, the video and the message as you have been doing. I am grateful for every demonstration of support I have received from you, and for every thought and prayer that has gone to the people of Gaza.
Add comment Januari 16, 2009
PERSEMBAHANKU UNTUK PARA WANITA (By :Kendrick Sumolang)
Pagi ini, 18 Agustus 2007 aku menerima sms dari seorang teman baikku.
Seorang wanita. Sms tersebut menyebutkan bahwa dia menyukai seorang pria
yang wajahnya cukup di kenal di televisi belakangan ini. Kebetulan aku cukup
kenal dengan presenter muda berbakat itu dan kami sesekali sms-an saling
menanyakan kabar masing-masing. Kepada temanku itu aku
berkata, “Sangat manusiawi hehehe… Tetapi dia sudah punya kekasih.Kalaupun
belum kamu mesti bersaing dengan ratusan wanita yang mungkin memiliki rasa
yang sama. Coba aja”.
Sejujurnya, aku sudah sering mendengar teman-teman wanitaku sharing dia
menyukai pria ini, pria itu dan …entah siapa
lagi selanjutnya. Bahkan aku pernah membaca blog seorang wanita yang aku
kenal baik, di dalamnya ia menulis bagaimana ia suka dengan seorang pria dan
sangat berharap dapat menjadi kekasihnya. Ia merindukan sang arjuna yang
belum tentu tahu apa yang ia rasakan. Bagai pungguk merindukan bulan.
Kasihan…
Di usiaku yang sudah menginjak 28 tahun, tentunya aku memiliki banyak teman,
pria dan wanita yang sebaya denganku. Kalaupun di bawah atau di atas,
usianya tidak jauh-jauh dari angka tersebut.
Aku coba untuk merenung, kenapa beberapa-bahkan mungkin banyak-teman
wanitaku atau lebih tepatnya para wanita
belum menemukan seorang pria yang bakal menjadi pasangan hidupnya. Padahal
setahuku, bagaimanapun minus-nya seorang wanita (kalau ia menganggap dirinya
demikian), paling tidak pernah satu kali “ditembak” pria, dengan kalimat
ini, “Aku menyukaimu” atau “Bersediakah engkau menjalani hubungan yang lebih
serius denganku?”.
Kenapa aku bisa begitu yakin? Mari aku ceritakan : Selama 5 tahun lebih aku
bekerja di sebuah rumah produksi yang
menayangkan acara Solusi di salah satu stasiun televisi swasta itu, banyak
kisah nyata mirip Cinderella yang aku temukan.
Ini benar-benar nyata! So real!! Bukan sinetron, bukan film. Sebut saja
Maria Beatrix, gadis yang pernah dijuluki “si buruk rupa” dengan bentuk
tangan dan kaki yang sama sekali tidak sempurna, menggunakan kursi roda,
namun menemukan “pangeran” yg baik hati berdarah Inggris. Pria ini begitu
setia mendampinginya bahkan berhasil mengajarinya berenang. Hari ini mungkin
mereka sudah menikah.
Ada juga Indrawati, manusia terpendek Indonesia yang pernah masuk MURI
karena bisa melahirkan dengan normal. Kalau melihat bentuk fisiknya, sangat
tidak sempurna, namun menemukan seorang suami dari kalangan terhormat dan
sangat mencintainya dengan sepenuh hati.
Di Bandung, kami juga memiliki narasumber si pelukis Patricia Saerang,
seorang yang melukis dengan kakinya atau mulutnya
karena tidak memiliki tangan. Namun menemukan pria berdarah Eropa yang
sangat mencintainya. Hari ini mereka sudah menikah dan hidup bahagia.
Jadi, kalau mau banding-bandingan dengan wanita-wanita yang aku sebutkan
diatas, bagaimana mungkin kalau teman-teman
wanita ku itu belum bisa menemukan “sang pangeran cinta”? Bulsyetttttt! !!!
Kalau mau banding-bandingan, teman-teman wanitaku itu tergolong wanita yang
cantik, dengan fisik yang nyaris sempurna dan memiliki pekerjaan yang bagus.
Setelah aku analisa, inilah inti permasalahannya : Ternyata banyak wanita
tidak tahu kuncinya. Untuk membuka baut ukuran 12, kita harus menggunakan
kunci ring atau kunci pas dengan ukuran yang sama, 12. Sebut saja hal apa
lagi yang lain sebagai perumpamaan.
Dari zaman Adam dan Hawa sampai sekarang, wanita memang didesain untuk tidak
memulai terlebih dahulu dalam hal cinta.
Ekstrimnya, wanita dilarang jatuh cinta terlebih dahulu dan mengejar-ngejar
pria. Karena wanita memang tidak di desain untuk itu.
Perihal ada budaya di daerah tertentu dimana pria di lamar oleh wanita, aku
sangat tidak berminat membahasnya. Dan sampai hari ini aku masih
menganggapnya sebuah keanehan. Aneh!!!! Namun aku menghormatinya.
Aku suka kata-kata ini : Cowok menang milih, cewek menang nolak!!!
Kedengarannya win-win solution. Ya… bisa begitu. Cowok memang bisa memilih
wanita mana saja yang dia suka. Cowok bisa saja jatuh cinta dengan wanita
mana saja yang hatinya memang “jatuh”. Toh, sampai hari ini jumlah cewek di
dunia ini jauhhhhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari cowok.
Di Batam, para wanita bahkan sering bertengkar memperebutkan pria, karena
komposisi antara wanita dan pria di kota ini
memang sangat tidak seimbang. Jumlah wanitanya jauhhhhhhhhhhhhhhhh lebih
banyak dari pria.
Cowok kalau nembak cewek ditolak, respon selanjutnya ada dua, pertama,
mencoba lagi untuk kedua, ketiga, keempat,
atau kesekian kalinya atau kedua, tidak melanjutkan dan berkelana mencari
yang lain lagi. Toh, jumlah wanita jauhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari pria.
Dan harga diri seorang pria tidak akan turun dan tercabik-cabik hanya karena
cintanya ditolak. Karena pria seorang pejuang sejati, dia pasti akan mencoba
dan mencoba lagi. Sampai dapat! “Emang cewek elo doang??” . Pikiran seperti
itu ada kadang disana .
Tetapi kalau wanita begitu agresif terhadap pria, lalu kemudian ditolak
hehhee… Jawab sendiri kata yang tepat untuk itu.
Pria dan wanita sama-sama didesain untuk menjadi pemenang. Menang! Cowok
menang milih, cewek menang nolak. Masalahnya sekarang banyak wanita yang
mencoba untuk merubahnya menjadi: Cewek menang milih. Jadi kalau cewek
menang milih…maka berarti cowok menang nolak! Bagi para cowok, kalau
ditolak adalah hal yang biasa. Memang sedih untuk sesaat. Tapi tidak untuk
meratapinya. Lagipula cowok didesain lebih banyak “bermain” pikiran,
daripada perasaan.
Masalahnya, apakah para cewek siap kalau ditolak cowok setelah “menang”
milih cowok yang mana aja???
Untuk menjawab pertanyaan ini, aku mau membagikan hal ini kepada para
wanita, khususnya.
Paling tidak ada dua wanita yang paling dekat denganku, yang aku ketahui
sangat bahagia. Pertama adalah ibuku sendiri.
Ya, mama. Ibuku melepaskan masa gadisnya ketika usianya 23 tahun, dilamar
ayahku, seorang pria tampan berumur 32 tahun dengan tubuh proposional.
Ketika pertama kali bertemu ibuku, ayahku benar-benar jatuh cinta kepadanya.
Padahal saat itu, seorang wanita sedang tergila-gila kepadanya dan menjadi
begitu agresif. Ia ingin memiliki ayahku. Tetapi sebenarnya pria tidak bisa
berdusta, dan jarang berpura-pura. Ayahku tidak mencintainya. Namun wanita
itu memaksanya. Ayahku pria sejati yang harus selalu memulai dan tidak bisa
didahului seperti itu. Kepada ibukulah, ayahku jatuh cinta. Mereka menikah
pada tahun 1978. Ayahku berkali-kali jatuh cinta dengan wanita yang sama,
yaitu ibuku. Usia pernikahan mereka sudah 29 tahun dan perkawinan mereka
bertambah kuat dari hari ke hari. Aku pikir, ibuku adalah wanita yang paling
bahagia di bumi ini karena dia tahu kuncinya. Dia dicintai dan diperlakukan
bak ratu.
Kemudian yang kedua, saudaraku satu-satunya. Adik perempuanku yang manis
itu. Di usianya yang 26 tahun seorang pria yang sangat mencintainya dan
telah setia menunggunya selama 6 tahun, menyatakan keinginannya untuk
menghabiskan waktunya nanti bersamanya. Meskipun enam tahun yang lalu,
adikku tidak meresponinya, namun akhirnya ia luluh juga. Kali ini adikku
tahu kuncinya: bahwa wanita didesain untuk DICINTAI dan bukan memulai untuk
mencintai. Sebelumnya, aku tahu adikku berharap dapat menjalani hubungan
dengan seorang pria gagah dari angkatan laut. Namun pria itu ternyata tidak
sepenuh hati mencintainya. Ia sadar, bahwa ia harus melupakan pria itu dan
memberi kesempatan untuk yang lain. Hari ini adikku, diperlakukan bak ratu
oleh kekasihnya. Begitu dicintai, dilindungi, diperhatikan dan hubungan
mereka semakin
menunjukkan kualitas yang semakin baik, hari ke hari. Aku pikir, adikku
wanita yang paling bahagia saat ini. Karena seorang pria datang kepadanya
dan mencintainya dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa.
Sebaliknya, aku menemukan ada wanita yang memulai terlebih dahulu, begitu
agresif dan sangat mencintai seorang pria dan
akhirnya memang mendapatkannya dan bahkan menikah dengannya. Namun sayang,
sesungguhnya dia tidak pernah mendapatkan cinta dari suaminya. Karena
suaminya punya cinta yang lain. Dan wanita itu harus membayar harganya.
Sangat mahal. Ia harus berkorban selama perkawinannya berlangsung. Ia harus
berkorban materi yang terus-menerus dan yang
paling menyedihkan selalu korban perasaan. Padahal bukankah seharusnya
suaminya yang memenuhi kebutuhan materinya?
Muka mereka menjadi begitu kusut dan tubuh mereka menjadi begitu kering.
Karena tidak ‘disirami’ cinta suaminya. Karena sekali lagi, suaminya punya
cinta yang lain.
Para wanita, daripada engkau mencintai pria yang tidak mencintaimu, atau
hanya sekedar berpura-pura mencintaimu, mengapa engkau tidak belajar
mencintai pria yang sangat mencintaimu dan memperlakukanmu dengan begitu
berharga?
Mungkin awalnya engkau tidak begitu menyukainya. Namun jika mengingat bahwa
ia begitu mencintaimu, mengapa wanita tidak mencoba untuk BELAJAR
mencintainya dan memberinya kesempatan.
Percayalah bahwa dalam kamus pria tidak ada istilah BELAJAR mencintai. Mau
wanita yang ditujunya seperti apa, mau gemuk, mau pendek, mau rada tulalit
atau sebut saja kekurangan lainnya, percayalah bahwa pria adalah makhluk
yang jatuh cinta, bukan belajar untuk mencintai. Tetapi, wanita bisa BELAJAR
mencintai. Tatkala melihat kegigihan seorang pria yang tidak pernah berhenti
menakhlukkan hatinya, tatkala melihat pengorbanan, perhatian dan kasih
sayang yang diberikan, aku
mendengar banyak kesaksian akhirnya wanita menyerah.
Berdasarkan apa yang aku lihat, bahkan aku mengadakan riset untuk hal ini,
wanita yang bijak adalah wanita yang jatuh
cinta dengan pria yang terlebih dahulu jatuh cinta kepadanya. Bukan jatuh
cinta dengan pria yang pura-pura jatuh cintanya kepadanya.
Bagi pria, Anda dilarang untuk berpura-pura jatuh cinta. Karena setelah
engkau menjalaninya, lama-lama pura-pura itu akan
hilang dan engkau pasti akan berkelana mencari cinta yang lain. Bukan yang
pura-pura. Karena bagaimanapun engkau tidak bisa membohongi dirimu sendiri.
Kalau aku mencoba untuk pura-pura mencintai wanita yang pernah sangat
mencintaiku, mungkin hari ini aku sudah memiliki anak dengannya dan sudah
menjadi orang kaya secara materi. Tetapi aku pasti
membuatnya menderita karena kepura-puraan itu. Aku akan berkelana mencari
cinta yang lain. Dan itu sangat menyakitkan.
Karena hubungan itu sudah sampai kepada pernikahan, mau tidak mau kita harus
tetap meneruskannya, kalau tidak mau anak-anak yang menjadi korban
perceraian. Namun harganya terlalu mahal untuk dibayar. Para pria tidak
dibenarkan untuk menjadi begitu brengsek dan memanfaatkan wanita yang jatuh
cinta kepadanya, sementara itu sendiri punya cinta yang lain. Para pria
tidak dibenarkan menjadi begitu bejat untuk memanfaatkan uang, fasilitas dan
materi yang diberikan oleh wanita
yang mencintainya, dengan harapan bisa mendapatkan cinta sang pria. Itu pria
yang licik dan pengecut.
Untuk para wanita, mungkin kalian gelisah di usia yang hampir menginjak
kepala tiga belum menemukan pasangan sejati. Mungkin ia sudah datang, tetapi
Anda menolaknya. Karena memang anda didesain untuk “menang nolak”. Tetapi
mungkin saja anda lupa kuncinya.
Kuncinya adalah anda sebaiknya jangan memulai terlebih dahulu dan kalau
sulit menjangkaunya, anda menjadi begitu agresif.
Anda harus tahu kuncinya bahwa anda didesain untuk dicintai dan diperlakukan
bak ratu. Bukan menjadi seorang yang mengejar-ngejar pria.
Berulang kali kukatakan kepada teman-teman wanitaku. “Kalau ada seorang pria
yang datang kepada kalian dan menyatakan cintanya, berpikirlah dua kali
untuk menolaknya.” Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.
Aku tidak menyarankan kalian untuk terburu-buru menjawab, “Ya”. Aku hanya
mengatakan, “Berpikir dua kali terlebih
dahulu untuk menolaknya.” Siapa tahu, ini cinta sejatimu?
Wanita, anda begitu berharga. Ciptaan terindah. Anda ditentukan untuk begitu
dicintai, dikagumi, dilindungi, dikasihi, diperhatikan, diayomi dan aku
tidak tahu harus menyebutnya apa lagi… Kalian ditentukan untuk
diperlakukan bak ratu setiap
hari. Karena manusia ditentukan untuk hidup berpasang-pasangan, hai para
wanita, bersiap-siaplah seorang pangeran
cinta datang kepadamu, menyatakan betapa ia ingin menghabiskan waktunya
bersamamu, dan memberikan seluruh cintanya kepadamu. Namun, ketika pangeran
cinta itu datang, apakah engkau akan langsung menolaknya? atau “berpikirlah
dua kali untuk berkata ‘tidak’ “, karena siapa tahu ini orang yang akan
memperlakukanmu bak ratu. Tidak peduli bentuk fisikmu, tidak peduli tingkat
pendidikanmu bahkan tidak peduli masa lalumu. Ia akan datang dengan
kata-kata ini, “Aku mencintaimu walaupun…. .”
Tulisan ini didedikasikan untuk para wanita -
Ciptaan Terindah -
Add comment Desember 4, 2008
J3RiT4n H4tI s3Or4Ng B4yI Y4nG Di4borSi
Aborsi pada minggu ke-7
Aborsi pada minggu ke-8
Aborsi pada minggu ke-9
Aborsi pada minggu ke -10
Aborsi pada minggu ke-11
Aborsi pada minggu ke-22
Aborsi minggu ke-24
Dear mama,
Aku sedang disurga sekarang, duduk dipangkuan Tuhan
DIA mencintai aku dan menangis bersamaku,karena hatiku telah hancur
Aku sangat menginginkan menjadi gadis kecilmu.aku tidak begitu mengerti apa yang telah terjadi
Aku sangat bersuka-cita ketika mulai menyadari keberadaanku.
Aku berada ditempat yang gelap juga nyaman.aku melihat aku mempunyai jari tangan dan jari kaki.
Aku masih cukup jauh dalam proses pembentukanku,belum cukup siap untuk meninggalkan sekelilingku.
Aku menghabiskan sebagian besar waktuku untuk berpikir atau tidur
Bahkan dari awal2 hari-hariku,aku telah merasakan ikatan istimewa antara kau dan aku.
Kadangkala aku mendengar engkau menangis dan aku pun menangis bersamamu
Kadangkala engkau akan berteriak atau menjerit,kemudian menangis.
Aku mendengar ayah berteriak balik
Aku merasa sedih dan berharap engkau akan segera menjadi lebih baik.
Aku membayangkan knapa engkau menangis begitu sangat,suatu hari engkau menangis hampir sepanjang hari.
Aku merasakan sakit untukmu,aku tidak bias membayangkan kenapa engkau sangat sedih?
Dihari yang sama,hal paling mengerikan terjadi
Sesosok monster yang sangat kejam datang ketempat hangat dan nyaman dimana aku berada
Aku sangat ketakutan,aku mulai berteriak, tetapi engkau tidak pernah sekalipun berusaha untuk menolongku
Mungkin kau tidak pernah mendengarku
Monster itu datang mendekat dan semakin dekat saat aku berteriak dan berteriak.
“Mama,mama,tolong aku tolong, mama tolong aku.”
Rasa ngeri dan ketakutan yang amat sangat itulah yang kurasakan
Aku berteriak dan berteriak sampai aku merasa tidak dapat berteriak lagi
Kemudian monster itu mulai merobek lenganku
Sangat sakit sekali,perasaaan sakit yang tidak akan pernah dapat kujelaskan
Dan tidak berhenti,oh bagaimanapun aku memohon monster itu untuk berhenti
Aku berteriak dalam kengerian ketika monster itu mulai merobek kakiku.
Aku berada dalam kesakitan yang amat sangat,aku sekarat
Aku tau aku tidak akan pernah bisa melihat wajahmu atau mendengar kau mengatakan betapa kau mencintai aku
Aku ingin membuat pergi semua kesedihanmu.
Aku mempunyai banyak rencana untuk membuatmu bahagia
Sekarang aku tidak bisa; semua mimpiku telah dihancurkan.
Walaupun aku berada dalam kesakitan dan kengerian yang amat sangat,aku merasakan kesakitan akibat hatiku yang hancur melebihi semua kesakitan itu.
Aku menginginkan melebihi dari apapununtuk menjadi anak perempuanmu.
Tidak ada gunanya lagi sekarang,aku sedang sekarat menuju kematian yang menyakitkan
Aku hanya bisa membayangkan hal2 mengerikan yang telah mereka lakukan padamu.
Aku ingin mengatakan padamu bahwa aku mencintaimu sebelum aku tiada.
Tapi aku tidak tahu kata2 yang dapat kau mengerti.
Dan segera.aku tidak lagi mempunyai nafas untuk mengatakannya,aku telah mati.
aku merasakan diriku bangkit.aku dibawa oleh sesosok malaikat besar kedalam tempat yang besar dan indah.
Aku masih menangis, tapi sakit ditubuhku telah sirna
Malaikat itu membawaku kepada Tuhan dan menempatkanku di pangkuan-NYA
DIA mengatakan DIA mencintaiku,dan DIA adalah bapaku.kemudian aku merasa senang
Aku menanyakan kepada-NYA apa yang telah membunuhku.
DIA menjawab, “aborsi”
Aku minta maaf anak-KU’karena aku tau bagaimana rasanya.”
Aku tidak tahu apa itu aborsi
Aku rasa itu adalah nama dari sesosok monster.
Aku menulis untuk mengatakan bahwa aku mencintaimu dan untuk mengatakan betapa aku menginginkan jadi gadis kecilmu.
Aku telah berusaha sekuat tenaga untuk hidup
Aku ingin hidup,aku memiliki keinginan itu,tapi aku tidak bisa;monster itu terlalu kuat
Dia menyedot lenganku dan kakiku dan akhirnya seluruh tubuhku.sangat mustahil untuk tetap hidup
Aku hanya ingin engkau tahu aku berusaha untuk tetap bersamamu.
Aku tidak ingin mati.
Juga,mama, tolong berhati2lah terhadap monster aborsi itu.
Mama, aku mencintaimu dan aku sangat tidak ingin melihat engkau merasakan tasa sakit seperti yang kurasakan.
Tolong berhati2lah.
Dengan cinta,
Gadis kecilmu
1 comment Oktober 14, 2008
Resep Obat Penyembuh Dosa
Seorang Badui datang kepada seorang tabib. Orang Badui itu bertanya, “Apakah tabib punya resep obat untuk menyembuhkan penyakit dosa?”
Tabib menundukkan kepalanya sejenak sambil berpikir. Lalu ia menjawab, “Dengarkan resep ini. Jika kamu kerjakan maka kamu akan mendapat penyembuhan dari Allah.”
Ambillah akar-akar kemelaratanmu dan jiwa kesabaran. Lalu campurkan dengan bubuk pikiran, dan dicampur (kadarnya sama) dengan rendah hati dan kekhusyukan, kemudian ditumbuk semua dalam lumpang taubat dan di basahi dengan air mata, lalu ditempatkan dalam tempat rendah diri kepada Allah dan dimasak dengan api tawakal kepada-Nya.
Setelah itu aduklah dengan sendok istigfar sehingga tampak taufik dan kehormatan diri. Kemudian, pindahkan ke mangkok cinta dan dinginkan dengan udara kasih sayang. Sesudah disaring dengan saringan kesusahan dan ditambah dengan hakikat iman serta campurkan dengan takut kepada Allah.
Teruskan minum obat itu selama hidupmu dan hatimu akan sembuh dari segala keluhan dan akan hilang rasa sakit dosa. [A.A. Salim Basyarahil]
Add comment Oktober 10, 2008
Success Is Not A Destiny….. It’s A Journey….
Berikut cerita dari seorang motivator dan trainer;
Success Is Not A Destiny….. It’s A Journey…. Sukses bukanlah sebuah
tujuan akhir…..namun sebuah Perjalanan.. .. Mungkin diantara Anda
pernah atau bahkan sering mendengar atau membaca frase diatas….ya
ternyata memang benar sekali bahwa sukses (baca:keberhasilan) merupakan
sebuah perjalanan bukanlah sebuah tujuan akhir, mengapa hal tersebut
benar? Dari berbagai cerita orang-orang yang sukses (baca:berhasil) saya
menyimpulkan bahwa frase diatas memang benar adanya. Saya menjadi
semakin yakin setelah bertemu dengan orang-orang yang berhasil diseluruh
indonesia pada saat saya memberikan pelatihan kepada mereka dan berkenan
membagikan kisah sukses (perjalanan hidup) mereka dalam berbagai bidang.
Dalam kesempatan yang lain, beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan
seorang kawan lama, tepatnya lamaaaa sekali, kawan satu kelas saat masih
di bangku SMA +/- 13 tahun yang lalu. Setelah sekian lama kami berpisah,
sejak 3 tahun terakhir saya memang selalu berusaha untuk mencari tahu
kabar kawan-kawan lama melalui internet dan Alhamdulillah pada suatu
sore saya mendapat telepon dari seorang laki-laki tak dikenal dan
ternyata kawan sekelas waktu SMA.
Kami berdua pun melepaskan rindu dengan saling bertanya serta bercerita
tentang kehidupan masing-masing serta masa-masa indah yang penuh
kebandelan, keisengan, romantika dan masih banyak lagi kisah lucu dan
memalukan saat masih di bangku SMA.
Saya sangat terpesona dengan cerita hidup kawan lama ini yang dalam
beberapa hal memiliki kesamaan dengan saya. Ya….kami sama-sama
berpostur kecil, dengan latar belakang ekonomi orang tua pas-pasan,
sama-sama memiliki idealisme tinggi untuk menjunjung martabat keluarga
dengan rajin belajar dan ngga neko-neko, sama-sama minder kl suka sama
temen cewek yang cakep (naksir doang tp ngga berani lebih….hehehe) dan
masih banyak lagi kesamaan-kesamaan yang lain.
Saat ini kawan lama ini adalah seorang karyawan dengan jabatan setingkat
Manager di sebuah perusahaan BUMN ternama, yang dipindah tugaskan dari
Bali kpapan ke Jakarta . Ia bercerita bahwa sebelum menduduki jabatan
seperti sekarang, perjalanan panjang yang ia alami sungguh penuh dengan
dinamika jatuh bangun seorang anak kampung yang mendambakan hidup mapan.
Setelah lulus SMU, ia sempat menjadi pengangguran tepatnya preman selama
lebih kurang dua tahun, berambut gondrong, mabuk-mabukan dan bekerja
seadanya kadang menjadi kenek angkot dan kuli bangunan. Namun yang luar
biasa adalah selama masa itu kedua orang tuanya tidak pernah tahu
bagaimana kehidupan kawan lama tersebut. Kemudian ia pun nekat bersama
seorang temannya pergi ke Bali . Di kota tujuan wisata yang semestinya
orang datang kesana untuk berlibur dan bersenang-senang, sementara kawan
lama ini datang untuk berjuang dan sekali lagi ia bekerja seadanya
terutama sebagai kuli bangunan. Dengan niat yang sangat kuat untuk
merubah nasib dan dapat hidup mapan maka ia bekerja keras dan
benar-benar keras karena kawan lama ini bekerja sebagai tukang bangunan
siang dan malam otomatis dengan jam tidur yang sangat minim setiap
harinya.
Suatu ketika kawan lama ini mendapat tawaran untuk membantu proyek
pembangunan sebuah gedung milik salah satu perusahaan BUMN besar dan
tentunya masih sebagai kuli bangunan. Karena ketekunannya ia banyak
kenal dengan para staf perusahaan BUMN tersebut dan mendapatkan
informasi bahwa sedang ada penerimaan karyawan. Betapa senangnya kawan
lama ini dan langsung mengiyakan tawaran bekerja di perusahaan BUMN
tersebut. Kawan lama ini begitu besar keinginannya untuk merubah nasib
dan hidup mapan walaupun posisi yang ditawarkan di perusahaan BUMN
tersebut hanyalah sebagai cleaning service. Akhirnya ia diterima bekerja
sebagai Cleaning Service dengan syarat harus memotong pendek rambut
gondrongnya.
Setelah hampir satu tahun bekerja sebagai cleaning service, kawan lama
ini memutuskan berumah tangga (baca:menikah) dan sekolah lagi
(baca;kuliah) , ia mengambil jurusan komputer (D3). Tak terasa ia hampir
menyelesaikan kuliahnya ketika ada informasi bahwa BUMN tempat ia
bekerja sedang membutuhkan karyawan bagian IT, kemudian dengan tekad
yang sangat kuat ia pun ikut melamar bersama ratusan kandidat lainnya.
Alhamdulillah ternyata kawan lama ini diterima dan ditempatkan di cabang
di Bali kpapan.
Dengan penuh dedikasi dan kegigihan maka karirnya pun semakin melesat
bagai busur panah…syut. …..wesss dan clep (nancep pas sasaran).
Sambil menikmati ayam bakar di pinggiran blok m yang selalu ramai saya
pun tak hentinya manggut-manggut sebagai tanda kekaguman dan angkat topi
tinggi-tinggi buat kawan lama ini.
Bravo My Best Friend….Very Inspiring… .dan sesuai janji dalam hati
kecil bahwa saya akan menuliskan secara ringkas perjalanan sukses kamu
dalam website saya.
Rekan-rekan sekalian, dari cerita kawan lama saya ini ternyata banyak
sekali pelajaran yang bisa kita petik :
1. Tidak peduli darimana Anda berasal (masa lalu), dimana Anda sekarang
berada dan siapa diri Anda….apabila Anda punya tekad yang kuat untuk
berhasil maka Anda pun BISA BERHASIL. Yang terpenting bukanlah dimana
Anda mulai tapi kemana Anda akan Tiba.
2. Nasib Anda sepenuhnya berada di Tangan Anda Sendiri, bukan orang tua
Anda, saudara, kakak, adik, istri/suami, teman atau siapapun tetapi
berada di Tangan Anda Sendiri. Zig Ziglar mengatakan dalam See You On
The Top bahwa Anda tidak akan pernah sukses sebelum Anda berani
mengambil tanggung jawab hidup Anda ke dalam tangan Anda sendiri.
3. NEVER GIVE UP…Ya…Jangan Pernah Menyerah, itulah rahasia dan kunci
sukses. Saya sangat memegang teguh prinsip ini dan telah membuktikannya.
Dalam kelas training, workshop maupun seminar saya selalu mengatakan
bahwa ‘Tidak Ada Satupun Orang Yang Gagal Di Dunia Ini….kecuali Ia
Berhenti Lebih Cepat.’ Ya, seandainya kawan lama saya tadi memutuskan
untuk menerima nasib sebagai kuli bangunan maka selamanya akan menjadi
kuli bangunan atau cukup berpuas diri sebagai karyawan BUMN dengan
jabatan sebagai cleaning service maka selamanya ia akan menjadi cleaning
service, akan tetapi ia TIDAK MENYERAH dan terus meningkatkan kualitas
diri dengan sekolah lagi (kuliah) dan bekerja dengan penuh dedikasi.
4. Tantangan, Masalah, Hambatan, Rintangan, Halangan atau apapun kita
menyebutnya akan selalu ada selama kita bernafas (baca; hidup). Itu
semua tidak begitu penting akan tetapi bagaimana kita menyikapi terhadap
masalah yang datang dan menimpa kita itulah yang terpenting. Ingat bahwa
Masalah selalu datang dalam satu paket yaitu bersama dengan solusinya
(jalan keluar), karena definisi dari masalah itu sendiri adalah sesuatu
yang ada pemecahannya (solusi). So mengapa mesti stres, bingung, panik,
kalang kabut…Bagaimana kita Menyikapi itulah yang Terpenting. Orang
yang Gagal selalu melihat Kesulitan dalam Setiap Masalah tetapi Orang
Yang Sukses selalu Melihat Kesempatan dalam Setiap Masalah. Jadi Tinggal
Pilih….karena Hidup Adalah Pilihan…Mudah bukan?
5. Miliki IMPIAN dan BERANILAH BERMIMPI …. Karena tanpa impian dalam
hidup ibaratnya Anda mengendarai sebuah mobil tanpa arah tujuan, hanya
muter-muter saja, tidak akan pernah sampai kemanapun juga. Setiap orang
yang sukses memiliki impian yang sangat kuat, seorang Arnold
Scwharzeneger bahkan bisa melakukan visualisasi bahwa ia akan menjadi
seorang Mr. Universe sejak usia belia sebelum ia berhasil menjadi
seorang Mr. Universe (Juara Binaraga Dunia) yang sesungguhnya.
6. Success Is Not A Destiny….It’ s A Journey….Ya Sukses adalah Sebuah
Perjalanan Bukan Sebuah Tujuan Akhir. Dari cerita kawan lama saya diatas
kalau kita perhatikan sangat luar biasa, dari seorang anak PNS yang
hanya lulusan SMU kemudian menjadi Preman lalu menjadi Sopir Angkot,
Kuli Bangungan kemudian menjadi Cleaning Service, lalu Staf IT kemudian
Supervisor IT dan sekarang menjadi seorang Manager IT di sebuah
perusahaan BUMN dan perjalanan sukses masih terus dilalui dan dituliskan
oleh kawan lama ini. Bahwa Sukses Adalah Sebuah Perjalanan.. . Teruslah
Berjalan dan Nikmati setiap jatuh bangun dalam Perjalanan Sukses Anda.
Bagaimana Menurut Anda?
Add comment Oktober 10, 2008
CaRa KeRjA OtAk KiTa
Klik Gambar diatas untuk melihat pergerakan titik, tp baca dulu petunjuk “melihat” gbr ya..
Petunjuk “melihat” gambar :
- Kalau pandangan mata Anda mengikuti gerakan putaran bulatan warna PINK, maka hanya akan terlihat bulatan satu warna yaitu PINK.
- Tapi kalau pandangan mata Anda terpusat ke tanda “+” hitam di tengah, maka bulatan yang berputar akan berubah warnanya menjadi HIJAU.
- Kemudian jika pandangan mata Anda konsentrasi penuh ke tanda “+” hitam di tengah-tengah gambar, maka perlahan-lahan bulatan warna PINK akan menghilang, dan hanya akan terlihat satu saja bulatan yang berputar yaitu warna HIJAU.
Sangat mengagumkan cara otak kita bekerja. Sebenarnya tidak ada bulatan warna hijau, dan bulatan warna pink juga tidak menghilang. Rasanya cukup membuktikan bahwa kita tidak selalu melihat apa yang kita pikir, dengan kata lain kita melihat sesuatu “bukan apa adanya” tapi “sebagaimana kita melihatnya” . Kadang kita menghadapi suatu masalah merasa “sangat sulit” atau “sangat berat” (baik di tempat kerja, di keluarga, di lingkungan masyarakat maupun masalah pribadi diri sendiri), bahkan kadang terlintas pertanyaan di benak kita, kenapa demikian berat beban masalah/cobaan yang kita terima ? (padahal kalau kita menerima anugrah/hadiah/ kenikmatan yang demikian besar, kita tidak pernah mempertanyakan nya, kenapa kok saya yang menerima). Dan kadang kita lupa dengan doa : berilah beban yang aku sanggup memikul nya…. Berat/ringan, kecil/besar, masalah/bukan masalah, sedih/gembira, hukuman/pahala, derita/bahagia. ..dst…..hanyalah “cara pandang” kita terhadap sesuatu ? Suatu peristiwa/kejadian yang sama, namun jika melihatnya dengan sudut pandang yang berbeda serta me-makna-inya dengan berbeda kemudian menyikapinya dengan cara yang berbeda pula, maka hasil-nya juga akan berbeda. Semua hanya ada di benak kita sendiri ! Karena otak kita lah yang membuatnya berbeda ! Jika suatu peristiwa yang negatif namun kalau kita memandang/memaknai nya sebagai hal yang positif dan kita menyikapi dengan cara yang positif maka hasilnya pun akan positif pula. Dan begitu sebaliknya … ^-^
Add comment Oktober 4, 2008
Termehek-Mehek
Sabtu 28-06-08 18.00 Wib
Seorang dara cantik tergeletak di suatu ruangan sebuah rumah sakit, dengan balutan perban dikepalanya, terdapat pula selang infus ditangan kanannya, berbagai peralatan kedokteran ada disekelilingnya. Dia seperti sebatang pohon dengan cabang2 dan ranting2 disekeliling tubuhnya, terdiam tak berdaya bagai mayat hidup. Ya….seperti itulah kondisi dara cantik itu sebut saja namanya kirani, di menderita kanker otak yang sudah parah. Sudah 6 bulan lamanya dia tergeletak tak berdaya di ranjang dalam kondisi koma, sesekali kesadarannya sedikit pulih, tapi hanya satu kata yang selalu dia ucapkan “Dzoel” . Adik si dara cantik sebut saja namanya nia, sedih atas kondisi kakaknya. Dia ingin berbuat sesuatu untuk kakaknya dalam kegalauannya dan rasa penasarannya terhadap sebuah nama yang selalu disebut-sebut kakaknya, akhirnya nia membuka dan membaca buku harian kakaknya.
Dari buku harian itulah dia tau sapa Dzoel yang selalu dipanggil-panggil kiran kakaknya. Ternyata kiran sangat mencintai si dzoel tetapi karena sahabat kiran sebut saja mitha jatuh cinta kepada dzoel akhirnya kiran mengalah demi sahabatnya itu. Sejauh ini sahabat kiran tidak tahu tentang perasaan kiran terhadap dzoel. Suatu hari Dzoel mengungkapkan perasaannya kepada kiran, ya. kedua insan tsb mempunyai perasaan yang sama. Dzoel menunggu kiran di sebuah halte untuk mengetahui jawaban kiran tetapi kiran tak kunjung datang. Kiran tak ingin menyakiti hati sahabatnya.
Setelah membaca lembar demi lembar buku harian kakanya akhirnya nia bertekad untuk membantu kakanya, nia meminta bantuan kepada team termehek-mehek karena nia tidak tau dimana dzoel berada. Akhirnya team termehek-mehek menghubungi sahabat kiran sebut saja namanya mitha. Setelah team termehek-mehek memberitahu kondisi kiran dan menceritakan apa yanng dibaca nia di buku harian kakaknya, mitha merasa bersalah kepada sahabatnya kiran, mitha juga tidak tau dimana keberadaan dzoel karena mereka sudah lama tidak bertemu, kabar terakhir yang mitha tahu dzoel mendaftar menjadi guru sukarela disuatu sekolah di daerah terpencil dikampusnya. Demi menebus rasa bersalahnya mitha bersedia membantu team termehek-mehek untuk menemukan dzoel, mulai dari bertanya ke kampus sampe menyusuri kota bogor tuk menemukan sekolahan tempat dzoel mengajar.
Akhirnya usaha mereka tidak sia-sia, dzoel berhasil ditemukan. Dzoel kaget mendengar cerita mitha, dari expresinya kelihatan bahwa dzoel masih menyimpan perasaan itu untuk kiran, dia tidak menyangka bahwa kiran ternyata juga mempunyai perasaan yang sama seperti dia, setelah kejadian satu setengah tahun yang lalu di halte tempat dia menunggu kiran dan ternyata kiran tidak datang, sejak saat itu dzoel berusaha melupakan kiran. Setelah team termehek-mehek minta dzoel untuk mengunjungi dan melihat kondisi kiran, dzoel menolaknya dengan terpaksa karena dia sudah mempunyai tunangan. Team termehek-mehek berserta mitha memohon dzoel untuk mengabulkan permintaan mereka, dan satu kalimat yang keluar dari bibir mitha ” Dzoel, kita tak tahu sampe kapan kiran bertahan dengan kondisinya. Dia sudah koma selama 6 bulan, jangan sampe kamu menyesal dzoel “. Akhirnya Dzoel luluh dan dia bersedia mengabulkan permintaan mitha beserta team, dengan izin tunangannya dzoel berangkat munuju rumah sakit tempat kiran dirawat. Betapa terpukulnya hati dzoel melihat kondisi dara cantik yang pernah menghiasi relung hatinya tergeletak tak berdaya. Dzoel mendekat ke ranjang dan menggenggam tangan kiran,walaupun dalam kondisi sedang koma tapi seoalah-olah kiran tau keberadaan dzoel. Jemarinya bergerak dan beberapa saat kemudian tangan kiran terlepas dari genggaman dzoel. Setelah penantian yang begitu lama akhirnya jiwa kiran terpisah dari raganya. Dan dia Ikhlas menghadap sang kuasa.
Jujur saya benar-benar terharu dan merinding melihat reality show ini, ternyata dalam keadaan koma selama 6 bulan kiran masih menunggu kedatangan seseorang yang amat dicintainya. Perjuanngan selama 6 bulan untuk bertahan hanya untuk menanti dzoel kekasih abadinya. Ketulusan hati kiran dan kemuliaan hati kiran mencintai dzoel dan sahabatnya sampai akhir hayat membuat saya terharu.
Dulu saya pernah membaca novel cinta pertama yang kemudian di filmkan dengan pemeran utama bunga citra lestari, saya tidak menyangka ternyata cerita novel tersebut benar-benar ada di kehidupan nyata, Ya…kisah kiran dan dzoel.
Kiran…semoga arwahmu diterima disisi-NYA dan dimaafkan segala kesalahan dan kekhilafan.
1 comment Juni 29, 2008
Zalimnya Pemerintahan Sekarang
Sepulang dari pengajian rutin beberapa hari lalu, saya berdiri di tepi
trotoar daerah Klender. Angkot yang ditunggu belum jua lewat, sedang
matahari kian memancar terik. Entah mengapa, kedua mata saya tertarik
utuk memperhatikan seorang bapak tua yang tengah termangu di tepi jalan
dengan sebuah gerobak kecil yang kosong. Bapak itu duduk di trotoar.
Matanya memandang kosong ke arah jalan.
Saya mendekatinya. Kami pun terlibat obrolan ringan. Pak Jumari,
demikian namanya, adalah seorang penjual minyak tanah keliling yang
biasa menjajakan barang dagangannya di daerah Pondok Kopi, Jakarta
Timur. “Tapi kok gerobaknya kosong Pak, mana kaleng-kaleng minyaknya?”
tanya saya.
Pak Jumari tersenyum kecut. Sambil menghembuskan nafas panjang-panjang
seakan hendak melepas semua beban yang ada di dadanya, lelaki berusia
limapuluh dua tahun ini menggeleng. “Gak ada minyaknya.”
Bapak empat anak ini bercerita jika dia tengah bingung. Mei depan,
katanya, pemerintah akan mencabut subsidi harga minyak tanah. “Saya
bingung. saya pasti gak bisa lagi jualan minyak. Saya gak tahu lagi
harus jualan apa. modal gak ada.keterampilan gak punya..” Pak Jumari
bercerita. Kedua matanya menatap kosong memandang jalanan. Tiba-tiba
kedua matanya basah. Dua bulir air segera turun melewati pipinya yang
cekung.
“Maaf /dik/ saya menangis, saya benar-benar bingung. mau makan apa kami
kelak.., ” ujarnya lagi. Kedua bahunya terguncang menahan tangis. Saya
tidak mampu untuk menolongnya dan hanya bisa menghibur dengan kata-kata.
Tangan saya mengusap punggungnya. Saya tahu ini tidak mampu mengurangi
beban hidupnya.
Pak Jumari bercerita jika anaknya yang paling besar kabur entah ke mana.
“Dia kabur dari rumah ketika saya sudah tidak kuat lagi bayar sekolahnya
di SMP. Dia mungkin malu. Sampai sekarang saya tidak pernah lagi melihat
dia.. Adiknya juga putus sekolah dan sekarang ngamen di jalan. Sedangkan
dua adiknya lagi ikut ibunya ngamen di kereta. Entah sampai kapan kami
begini .”
Mendengar penuturannya, kedua mata saya ikut basah.
Pak Jumari mengusap kedua matanya dengan handuk kecil lusuh yang
melingkar di leher. “/Dik/, katanya adik wartawan.. tolong bilang kepada
pemerintah kita, kepada bapak-bapak yang duduk di atas sana, keadaan
saya dan banyak orang seperti saya ini sungguh-sungguh berat sekarang
ini. Saya dan orang-orang seperti saya ini cuma mau hidup sederhana,
punya rumah kecil, bisa nyekolahin anak, bisa makan tiap hari, itu saja.
” Kedua mata Pak Jumari menatap saya dengan sungguh-sungguh.
“/Dik/, mungkin orang-orang seperti kami ini lebih baik mati… mungkin
kehidupan di sana lebih baik daripada di sini yah…” Pak Jumari
menerawang.
Saya tercekat. Tak mampu berkata apa-apa. Saya tidak sampai hati
menceritakan keadaan sesungguhnya yang dilakukan oleh para pejabat kita,
oleh mereka-mereka yang duduk di atas singgasananya. Saya yakin Pak
Jumari juga sudah tahu dan saya hanya mengangguk.
Mereka, orang-orang seperti Pak Jumari itu telah bekerja siang malam
membanting tulang memeras keringat, bahkan mungkin jika perlu memeras
darah pun mereka mau. Namun kemiskinan tetap melilit kehidupannya.
Mereka sangat rajin bekerja, tetapi mereka tetap melarat.
Kontras sekali dengan para pejabat kita yang seenaknya numpang hidup
mewah dari hasil merampok uang rakyat. Uang rakyat yang disebut
‘anggaran negara’ digunakan untuk membeli mobil dinas yang mewah,
fasilitas alat komunikasi yang canggih, rumah dinas yang megah, gaji dan
honor yang gede-gedean, uang rapat, uang transport, uang makan,
akomodasi hotel berbintang nan gemerlap, dan segala macam fasilitas gila
lainnya. /Mumpung ada anggaran negara maka sikat sajalah! /
Inilah para perampok berdasi dan bersedan mewah, yang seharusnya bekerja
untuk mensejahterakan rakyatnya namun malah berkhianat mensejahterakan
diri, keluarga, dan kelompoknya sendiri. Inilah para lintah darat yang
menghisap dengan serakah keringat, darah, tulang hingga sum-sum
rakyatnya sendiri. Mereka sama sekali tidak perduli betapa rakyatnya
kian hari kian susah bernafas. Mereka tidak pernah perduli. Betapa
zalimnya pemerintahan kita ini!
Subsidi untuk rakyat kecil mereka hilangkan. Tapi subsidi agar para
pejabat bisa hidup mewah terus saja berlangsung. Ketika rakyat antri
minyak berhari-hari, para pejabat kita enak-enakan keliling dalam mobil
mewah yang dibeli dari uang rakyat, menginap berhari-hari di kasur empuk
hotel berbintang yang dibiayai dari uang rakyat, dan melancong ke luar
negeri berkedok studi banding, juga dari uang rakyat.
Sepanjang jalan, di dalam angkot, hati saya menangis. Bocah-bocah kecil
berbaju lusuh bergantian turun naik angkot mengamen. Di perempatan lampu
merah, beberapa bocah perempuan berkerudung menengadahkan tangan. Di
tepi jalan, poster-poster pilkadal ditempel dengan norak. Perut saya
mual dibuatnya.
Setibanya di rumah, saya peluk dan cium anak saya satu-satunya. “Nak,
ini nasi bungkus yang engkau minta.” Dia makan dengan lahap. Saya tatap
dirinya dengan penuh kebahagiaan. /Alhamdulillah/ , saya masih mampu
menghidupi keluarga dengan uang halal hasil keringat sendiri, bukan
numpang hidup dari fasilitas negara, mengutak-atik anggaran negara yang
sesungguhnya uang rakyat, atau bagai lintah yang mengisap kekayaan negara.
Saat malam tiba, wajah Pak Jumari kembali membayang. Saya tidak tahu
apakah malam ini dia tidur dengan perut kenyang atau tidak. Saya berdoa
agar Allah senantiasa menjaga dan menolong orang-orang seperti Pak
Jumari, dan memberi hidayah kepada para pejabat kita yang korup.
Mudah-mudahan mereka bisa kembali ke jalan yang benar. Mudah-mudahan
mereka bisa kembali paham bahwa jabatan adalah amanah yang harus
dipertanggungjawabk an di mahkamah akhir kelak. Mudah-mudahan mereka
masih punya nurani dan mau melihat ke bawah.
Mudah-mudahan mereka bisa lebih sering naik angkot untuk bisa mencium
keringat anak-anak negeri ini yang harus bekerja hingga malam demi
sesuap nasi, bukan berkeliling kota naik sedan mewah…
Mudah-mudahan mereka lebih sering menemui para dhuafa, bukan menemui
konglomerat dan pejabat… Mudah-mudahan mereka lebih sering berkeliling
ke wilayah-wilayah kumuh, bukan ke mal…
Amien Ya Allah.
Add comment April 15, 2008







