Archive for April 10th, 2008




SAYING IF U LOVE HER

Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun, hanya memandang langit. Sementara, sahabat-sahabat mereka sedang asyik bercanda ria dengan kekasih mereka masing-masing.

Tina: “Duh, bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa berbagi waktu denganku.”
Peter: “Kayaknya, cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo. Cuma kita berdua saja yang tidak punya pasangan sekarang.”
(Keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)

Tina: “Kayaknya, aku ada ide bagus, deh. Kita adakan permainan, yuk?”
Peter: “Eh? Permainan apaan?”
Tina: “Eng… gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku jadi pacarmu, tapi hanya untuk 100 hari saja. Gimana menurutmu?”
Peter: “Baiklah. Lagian, aku juga ga da rencana apa-apa untuk beberapa bulan ke depan.”
Tina: “Kok, kayaknya kamu gak terlalu niat ya…!!! Semangat, dong!! Hari ini akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan-jalan kemana, nih?”
Peter: “Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah, film The Troy lagi maen, deh. Katanya, film itu bagus”
Tina: “OK dech…. Yuk kita pergi sekarang. Tar pulang nonton, kita ke karaoke ya… Ajak aja adik kamu sama pacarnya. Biar seru.”
Peter : “Boleh juga…”
(Mereka pun pergi nonton, berkaraoke, dan Peter pun kemudian mengantarkan Tina pulang malam harinya)

Hari ke-2:
Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe. Suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa hati mereka pada situasi yang romantis.
Sebelum pulang, Peter membeli sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina.

Hari ke-3:
Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang sahabat Peter.
Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan, mereka memutuskan membeli sebuah miniatur mobil mini.
Setelah itu, mereka beristirahat duduk di foodcourt, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua, dan mulai berpegangan tangan untuk pertama kalinya.

Hari ke-7:
Bermain bowling dengan teman-teman Peter.
Tangan tina terasa sakit karena tidak pernah bermain bowling sebelumnya. Peter memijit-mijit tangan Tina dengan lembut.

Hari ke-25:
Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay.
Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Mereka duduk menunggu makanan sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai. Sekali lagi, Tina memandang langit, dan melihat bintang jatuh.

Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.

Hari ke-41:
Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter. Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam hatinyalah yang membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik. Peter terharu menerima kue itu, dan….

Dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahunnya.

Hari ke-67:
Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama, dan mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy bear untuk Tina. Tina pun membelikan sebuah pulpen untuk Peter.

Hari ke-84:
Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan, merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut yang menghempas kaki mereka. Matahari pun akhirnya terbenam, dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.

Hari ke-99:
Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana. Mencoba menutupi kerisauan, mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.

15:20pm
Tina: “Aku haus. Istirahat dulu yuk sebentar.”
Peter: “Tunggu di sini, aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol saja. Kamu mau minum apa?”
Tina: “Aku saja yang beli. Kamu kan capek sudah menyetir keliling kota hari ini. Sebentar ya..”
Peter mengangguk. Kakinya memang pegal sekali karena di mana-mana Jakarta selalu macet.

15:30pm
Peter sudah menunggu selama 10 menit, tetapi Tina belum kembali juga. Tiba-tiba, seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah panik.
Peter: “Ada apa, Pak?”
Orang asing: “Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayaknya perempuan itu adalah temanmu.”

Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu. Di sana, di atas aspal yang panas terjemur terik matahari siang, tergeletak tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol minumannya. Peter segera melarikan mobilnya membawa Tina ke rumah sakit terdekat.

Di rumah sakit, Peter duduk di luar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit.
Hingga kemudian, seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan.

23:53 pm
Dokter: “Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Dia masih bernafas sekarang, tapi Yang kuasa akan segera menjemput. Kami menemukan surat ini dalam kantung bajunya.

Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter. Peter pun kemudian segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina. Wajah Tina begitu pucat, tetapi terlihat damai.

Peter duduk di samping pembaringan Tina dan menggenggam tangan Tina dengan erat. Untuk pertama kali dalam hidupnya, Peter merasakan torehan luka yang sangat dalam di hatinya.
Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya.
Kemudian, dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya.

Dear Peter…
Ke-100 hari kita sudah hampir berakhir.
Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu.
Walaupun kadang-kadang, kamu jutek dan tidak bisa ditebak.
Tapi, semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku.
Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang
berharga dalam hidupku.
Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk
mengenalmu lebih dalam lagi sebelumnya.
Sekarang, aku tidak meminta apa-apa,
selain hanya berharap kita bisa memperpanjang hari-hari
kebersamaan kita.
Sama seperti yang kuucapkan pada bintang jatuh
malam itu di pantai.
Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku.
Aku ingin menjadi kekasihmu selamanya
dan berharap kau juga bisa berada di sisiku seumur hidupku.

Peter, aku sangat sayang padamu.

23:58
Peter: “Tina, apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku? Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya. Tina, kau tidak bisa meninggalkanku! Hari yang kita lalui baru berjumlah 99 hari! Kamu harus bangun dan kita akan melewati hari keseratus, sesuai janji kita…!!! Aku juga sayang padamu, Tina. Jangan tinggalkan aku…!!!
Tina, Aku sayang kamu…!”

Jam dinding berdentang 12 kali….

Hari itu adalah hari ke 100…

Apa yg terjadi selanjutnya???

Tina menghembuskan nafas terakhirnya….

PS:
Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat.
Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok.
Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan meninggalkanmu
dan tidak akan pernah kembali lagi.

Jadi, teman…….katakanlah!!!
Biarkan dia tahu betapa engkau menyayanginya !!! ^_^

1 comment April 10, 2008

Semua Yang Terlambat

Aku hanya sinar yang melintas sekedip
bagai kunang-kunang kecil
dan engkau sayap-sayap yang meranggas
seusai sekepak kau mengudara
membawa hatiku semua.

Kita ialah kata yang terlambat tercipta
yang semestinya tak terjadi
dan hati ialah rasa yang pertama
dan terakhir
tuk merangkum kerinduan,
kepasrahan,
dan maafku.

Tuk semua yang terlambat kulakukan
Tuk semua yang tak sanggup kujanjikan
Tuk semua…

Lama kucoba memandang
jejak kaki kita
tanpa sesal menerimamu
tanpa aku mengerti
makna hati hari ini
tanpa harapan tuk kembali.

Kesemua yang tak sempat kuungkapkan
Kesemua yang tak sempat kukatakan
yang tak ingin kujalani
yang tak ingin kuingkari
dan semua…
dan semua…
dan semua……

Add comment April 10, 2008

Hey Everybody

Tuk sema orang yang kenal aku, tuk semua temen-temen dan sobat terdekatku dan tuk semua orang disekelilingku yang menyayangiku, blog ini aku persembahkan buat kalian. Blog ini ada karena kalian ada dan selalu mewarnai hari-hariku. Dan buat semua orang yang belum kenal aq semoga dengan blog ini kalian lebih mengenalku walaupun hanya melalui tulisan-tulisan dan coretan-coretanku. Kata pepatah ” Tak kenal maka tak sayang”, semoga setelah mengenal aq kalian makin sayang ama aku yach…….

I am just an ordinary girl that want to have friendship

with all people in the world,

A lot a friends mean a lot of love.

Friendship is number one

1 comment April 10, 2008

Pages

Categories

Links

Meta

Calendar

April 2008
S S R K J S M
    Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Posts by Month

Posts by Category